Iwan Fals Dulu dan Sekarang

Jaman memang berubah dan paradigma orang terhadap banyak hal telah mengalami pergeseran. Demikian pula dengan cara pandang seorang Iwan Fals terhadap dunia serta dunia musik pada khususnya. Perubahan cara pandang pada dunia begitu nampak tertuang dalam lirik-lirik lagi milik Iwan Fals. Ketika kita melihat dan menengok album Iwan Fals terdahulu, nampak sekali nuansa proletar dan perlawanan yang begitu kentar. Iwan Fals nampak sangat gagah, garang dan cenderung liar.

Performa Iwan Fals sendiri senada dengan album-album Iwan Fals yang telah dilempar ke pasar. Rambut gondrong ikal dengan kumis tak terurus menjadi simbol Iwan kala itu. Seiring dengan bertambahnya usia, Iwan Fals berubah.

Tentu, bukan sebuah perubahan negatif yang terlihat. Yang tampak jelas adalah perubahan sikap dari sikap yang garang dan liar menjadi lebih bijak dan elegan. Pengaruh usia juga merasuki lirik lagu Iwan Fals. Saat itu, lirik lagu Iwan Fals selalu identik dengan kemiskinan, kecemburuan sosial, teriakan rakyat kecil serta ketidakpuasan pada penguasa. Iwan Fals bahkan tak segan menyatakan sikapnya lewat musik dengan bahasa yang boleh dikatakan sangat vulgar, terlebih untuk saat itu. Sikap tegas itu tak urung membuat Iwan banyak berurusan dengan aparat. Pencekalan konser bak sebuah makanan sehari-hari yang nyaris selalu dialami Iwan Fals dan rombongannya.

Usia yang makin dewasa membuat pola pikir Iwan Fals berubah menjadi matang. Kepergian sang anak sulung, Galang Rambu Anarki beberapa tahun yang lalu tampak juga membawa perubahan pada pola pikir sang legenda. Iwan Fals masih tetap konsisten menyerukan perubahan dan ketidakpuasan, hanya terbalut bahasa yang santun. Iwan Fals tetap juga menyanyikan lagu-lagu cinta, tapi tak lagi dengan bahasa vulgar macam dulu. Lirik Iwan Fals terasa jauh lebih filosofis. Lirik Iwan Fals bukan lagi lirik lagu yang menghasut, memprovokasi dengan gaya bahasa kemarahan. Lirik Iwan Fals adalah sebuah pencerahan buat pendengarnya, terutama mereka yang masih memiliki hati. Iwan Fals adalah legenda, dulu dan sekarang.

Perihal falssumbang
Fals Mania

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: